Langsung ke konten utama

Catatan UNBK 2020

Gaya Serius


Gaya Bebas


Gaya biniannya
Absen


Selama empat hari berturut-turut mulai Tanggal 16-19 Maret 2020, saya melakukan pemantauan pelaksanaan kegiatan UNBK SMK Tahun 2020 di SMKN 1 PuLau Laut Barat Kabupaten Kotabaru. Semuanya harus berjalan dengan baik tidak ada kesalahan yang berakibat fatal sehingga bisa menjadi kekagagalan sebagai pelaksana UNBK.  

Saya harus memastikan administrasi sudah lengkap dan semua infrastruktur penunjang sudah berfungsi dengan baik, backup mesin Genset harus stand by di tempat sebagai antisipasi bila ada pemadaman Listrik PLN secara tiba-tiba. semuanya mesti perfect sudah siap untuk di gunakan pada saat di butuhkan.

Hari pertama sampai hari ke empat ini alhamdulilah bisa berjalan dengan lancar dan baik atas kerja sama yang baik dari semua pihak termasuk panitia dan tim tehnisi dan proktor. Kegiatan ini memang melelahkan dan menguras energi  dari kerja keras panitia makanya saya memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang terlibat atas dedikasi dan semangatnya mensukseskan kegiatan ini..

Sebagai leader pada institusi ini saya terus memantau dan menilai kesigapan personil nya mulai yang cekatan, rajin, terampil dan seterusnya. Tetapi pada intinya semua berkontribusi sesuai tugas dan fungsinya dalam mensukseskan hajatan nasional ini.
Semoga UNBK 2020 ini Husnul Khatimah, karena di tahun depan tidak ada lagi acara tersebut...

Selamat Datang AKM

Good Joob, Proud of You.


Tanjung Pelayar, 19 Maret 2020

Principal,


Edi Rohaedi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pentingnya Pendidikan untuk Masa Depan

Pendidikan merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam kehidupan setiap individu dan juga bagi kemajuan suatu bangsa. Dalam era yang terus berkembang ini, pendidikan menjadi kunci utama untuk mencapai kesuksesan dan mewujudkan masa depan yang cerah. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa pendidikan memiliki peran yang begitu penting untuk masa depan. Pembangunan Keterampilan Melalui pendidikan, individu memiliki kesempatan untuk mengembangkan dan memperoleh berbagai keterampilan yang diperlukan dalam dunia kerja. Dalam dunia yang terus berubah dan kompetitif, keterampilan seperti kemampuan berpikir kritis, kemampuan berkomunikasi, keterampilan teknologi informasi, dan pemecahan masalah menjadi sangat penting. Pendidikan memberikan landasan untuk mengasah keterampilan ini, sehingga individu dapat menjadi lebih siap dan berkualitas untuk menghadapi tantangan di masa depan. Peningkatan Kesempatan Kerja Pendidikan yang baik memberikan peluang yang lebih besar untuk mendapatkan...

SMKN 2 Kotabaru Sukses Menjadi Tuan Rumah FLS3N SMK Tingkat Kabupaten Kotabaru Tahun 2026

Kotabaru, 28 April 2026 — SMKN 2 Kotabaru sukses menjadi tuan rumah pelaksanaan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) SMK Tingkat Kabupaten Kotabaru Tahun 2026. Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan siswa-siswi SMK se-Kabupaten Kotabaru ini berlangsung meriah, tertib, dan lancar di lingkungan SMKN 2 Kotabaru. Ajang tahunan ini menjadi wadah bagi peserta didik untuk menyalurkan bakat, kreativitas, serta kemampuan terbaik mereka di bidang seni dan literasi digital. Pada pelaksanaan tahun ini, cabang lomba yang dipertandingkan meliputi Menyanyi Solo Putera, Menyanyi Solo Puteri, Tari Kreasi, Film Pendek, dan Komik Digital. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala SMKN 2 Kotabaru, Bapak Edi Rohaedi, S.Pi., M.M., selaku tuan rumah kegiatan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada SMKN 2 Kotabaru sebagai lokasi pelaksanaan FLS3N tahun ini. Beliau menyampaikan bahwa FLS3N bukan hanya ajang kompetisi untuk meraih juara, teta...

Krisis Karakter Dalam Dunia Pendidikan Modern

Dunia pendidikan saat ini tidak hanya dihadapkan pada tantangan peningkatan kualitas akademik, tetapi juga persoalan yang jauh lebih mendasar, yaitu krisis karakter. Fenomena seperti menurunnya sikap sopan santun, rendahnya kejujuran, meningkatnya perilaku bullying, serta kurangnya rasa tanggung jawab di kalangan peserta didik menjadi bukti nyata bahwa pendidikan belum sepenuhnya berhasil membentuk manusia yang berintegritas. Kondisi ini tentu menjadi alarm serius, karena tujuan utama pendidikan sejatinya bukan hanya mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi juga membentuk kepribadian yang luhur. Pendidikan modern sering kali lebih menitikberatkan pada pencapaian akademik semata. Sekolah seakan menjadi arena kompetisi untuk memperoleh nilai tinggi, peringkat, dan prestasi formal lainnya. Orientasi ini secara tidak langsung menggeser makna pendidikan itu sendiri. Ki Hajar Dewantara pernah menegaskan bahwa pendidikan adalah tuntunan dalam hidup tumbuhnya anak, yang berarti pendidikan har...